Mereka yang ingin Membangun Percaya Diri Berbahasa Inggris

Siapa si yang tidak ingin memiliki kecakapan berbahasa inggris? dimana mana sekarang dibutuhkan, mau studi lanjut, melamar pekerjaan di swasta, bumn, cpns, dan sebagainya. Pada akhirnya banyak orang menganggap bahasa inggris sebagai momok yang menakutkan. Karena mereka harus memiliki sertifikat resmi seperti TOEFL atau bahkan IELTS.

Untuk memiliki kecakapan bahasa inggris juga tidak cukup jika hanya memahami tulisan, namun dibutuhkan juga kecakapan lisan atau berkomunikasi langsung. Karena pada dasarnya bahasa digunakan untuk berkomunikasi antar individu. Maka dibutuhkan sebuah treatment untuk membantu kita terbiasa berbahasa inggris khususnya membangun rasa percaya diri untuk berbahasa inggris secara lisan.

Awal bulan februari yang lalu fasilitator weekend sharing bernama Lailaturrahmi Ramadhani mencoba untuk membantu teman-teman melakukan treatment tersebut. Cara yang dilakukan adalah dengan membangun kepercayaan diri untuk berbahasa inggris walaupun tanpa grammar sekalipun. Wanita yang akrab dipanggil mimi inipun berpendapat bahwa

“Tidak apa saat awal tanpa menggunakan grammar, karena inti dari komunikasi ini adalah orang bisa faham terhadap apa yang ingin kita sampaikan.”

Lailaturrahmi Ramadhani

Pesertapun cukup antusias terhadap metode belajar yang diberikan mimi. Mereka diberikan challenge, praktik langsung, dan yang terpenting memiliki teman untuk berdialog.

Selesai kegiatan weekend sharing sampai sekarang berlanjut melalui #22days challenge. Dengan membagikan story di media sosial untuk mencoba sharing apapun dengan menggunakan bahasa inggris.

Leave a reply

Wadah gerakan berbagi pengetahuan bagi individu ataupun kelompok diwaktu luang dalam rangka menguatkan satu sama lain #TogetherEmpowerment

© 2020 Yayasan WeShare Pendidikan Indonesia
| Kebijakan Privasi |
Ketentuan Penggunaan​